• Bahan adonan roti:
  • - 500g terigu protein tinggi
  • - 100g gula pasir
  • - 1 butir telur
  • - 230 ml susu UHT
  • - 11g ragi
  • - 50g butter
  • - ½ sdt garam
  • Bahan isian Oreo:
  • - 30g butter
  • - 1 butir kuning telur
  • - 60g Oreo biskuit (Masukkan dalam plastik dan gerus dengan menggunakan rolling pin)
  • - 2 sdm susu bubuk

Oreo Bread
Sumber: http://nasilemaklover.blogspot.com dan http://vivianpangkitchen.blogspot.com dengan modifikasi oleh Amy


Cara membuat isian Oreo:
1. Kocok butter hingga ringan.
2. Tambahkan telur dan kocok merata.
3. Masukkan susu dan oreo yang sudah dihancurkan, aduk rata.
4. Simpan dalam freezer agar lebih mudah saat pengisian.

Bahan topping:
– Olesan: kuning telur dicampur dengan 30 ml susu UHT atau evaporasi.
– 50g Oreo diambil cream-nya dihancurkan, beri 1 sdm minyak sayur.

Cara membuat:
1.  Aduk rata terigu, ragi dan gula.
2.  Tambahkan susu dan telur, aduk/ulenih hingga merata.
3.  Tambahkan butter, uleni hingga hampir kalis.
4.  Tambahkan garam, uleni hingga adonan benar-benar kalis. Tandanya adalah adonan sudah tidak lengket di mixer maupun tangan kita. Cek dengan cara mengambil sedikit adonan dan membentangkannya hingga sudah terbentuk lapisan tipis tanpa putus.
5.  Angkat adonan dari mixer dan bulatkan di meja, istirahatkan selama kurang lebih 30 menit.
6.  Kempeskan adonan dan bagi @50 gram.
7.  Beri isian Oreo dan bulatkan kembali. Tata di loyang bundar diameter 18 cm. satu Loyang berisi 10 buah.
8.  Istirahatkan adonan hingga mengembang, kurang lebih 60 menit. Salah satu cara mengecek adonan yang sedang difermentasikan/dikembangkan adalah dengan menyentuhkan ujung telunjuk ke adonan. Jika membekas dan tidak membal maka adonan sudah siap dipanggang.
9.  Sementara itu, siapkan oven dengan suhu 180 derajat Celcius.
10. Beri olesan telur dan topping Oreo.
11. Panggang hingga matang, selama 20-25 menit dengan suhu 180 derajat Celcius.